ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MERK BLACKBERRY”   2 comments

ABSTRAKSI

 

Analisis  Faktor-faktor  Yang  Mempengaruhi  Prilaku  Konsumen  Dalam Keputusan   Pembelian   Handphone   Merk   BlackBerry   ini   bertujuan   untuk mengetahui  apakah  diantara  faktor  sosial,  pribadi,  produk,  harga,  manfaat  dapat berpengaruh terhadap keputusan pembelian yang akan dilakukan. Dan dari factor tersebut ingin diketahui faktor manakah yang paling berpengaruh secara dominant terhadap keputusan pembelian handphone merk BlackBerry. Untuk menganalisis perilaku pembelian konsumen tersebut, maka dilakukan dengan menggunakan Uji Validitas, Reliabilitas,  dan Uji Chi Square. Dari hasil Uji Validitas bila data yang diolah bersifat valid maka akan digunakan dalam perhitungan berikutnya, namun bila tidak valid maka tidak akan digunakan. Dan saat diuji dengan Uji Reliabilitas data dari semua variabel bersifat reliabel. Uji Chi Square digunakan  karena data tidak  terdistribusi  normal. 

Dari  hasil  pengujian  yang  dilakukan  didapat  bahwa seluruh  faktor  sosial,  pribadi,  produk,  harga,  manfaat  berpengaruh  terhadap pengambilan  keputusan  pembelian  handphone  merk  BlackBerry.  Namun  dari semua faktor tersebut yang paling dominan adalah yang pertama faktor manfaat, yang  kedua  adalah  faktor  promosi,  ketiga  adalah  faktor  sosial,  keempat  adalah faktor produk, kelima adalah faktor pribadi dan yang terakhir adalah faktor harga.

     

 


KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah yang telah memberikan rakhmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah yang berjudul ”ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MERK BLACKBERRY”. Dan sebagai syarat untuk melengkapi dan melanjutkan studi ke jenjang starata satu di Universitas Gunadarma.

Penulis menyadari bahwa keberhasilan penulisan ilmiah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, baik langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:

  1. Allah SWT. Yang telah memberikan nikmat sehatnya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah ini dengan baik.
  2. Kepada kedua orang tua penulis yang telah memberikan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan tulisan ilmiah ini.
  3. Kepada teman-teman selaku mahasiswa Univ. Gunadarma yang telah membantu saya dengan dukungan dan support hingga terbentuknya penulisan ilmiah ini.

 

 

 


DAFTAR ISI

 

ABSTRAKSI………………………………………………………………………………………………………… i

DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………………………………. ii

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………………………….. iii

 

BAB  I  PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………… 1

1.1  Latar Belakang Masalah……………………………………………………………………………………. 1

1.2  Rumusan Masalah…………………………………………………………………………………………….. 2

1.3  Batasan Masalah………………………………………………………………………………………………. 2

1.4  Tujuan Penelitian……………………………………………………………………………………………… 3

1.5  Manfaat Penelitian……………………………………………………………………………………………. 3

1.6  Metode Penelitian…………………………………………………………………………………………….. 3

 

BAB  II  Landasan Teori…………………………………………………………………… 6

2.1 Pengertian Prilaku konsumen………………………………………………………………………………. 6

2.2 Faktor-faktor…………………………………………………………………………………………………….. 7

 

BAB  III  Pembahasan…………………………………………………………………….. 8

3.1  Pembahasan Prilaku Konsumen………………………………………………………………………….. 8

3.2  Keputusan konsumen………………………………………………………………………………………… 9

 

BAB  IV Kesimpulan……………………………………………………………………….. 11

 4.1 Daftar Pustaka………………………………………………………………………………………………….. 12

 

BAB 1

PENDAHULUAN

 

 

1.1  Latar Belakang Masalah

Di era globalisasi ini, manusia dituntut untuk mempunyai kemampuan mobilitas yang sangat tinggi. Seiring dengan hal ini kebutuhan akan teknologi informasi dan Komunikasi merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena dengan adanya komunikasi, manusia dapat melakukan interaksi dengan sesama manusia. Selain itu komunikasi juga diperlukan sebagai proses sosialisasi dan pemenuh kebutuhan hidup, sehingga untuk dapat melancarkan proses komunikasi tersebut maka diperlukan adanya suatu alat atau teknologi sebagai perantara dalam berkomunikasi seperti teknologi telepon seluler. Teknologi seluler saat ini mengalami peningkatan yang sangat pesat, telepon seluler tidak lagi sebagai sarana komunikasi jarak jauh saja. Akan tetapi produk telephone selular dituntut untuk dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, hiburan bagi para penggunanya seperti: Koneksi internet,  email, social networking, streaming, musik, video, mobile tv, games dan fitur-fitur lainnya kini menjadi andalan para produsen. Di sisi lain para  konsumen dihadapkan pada berbagai macam pilihan produk yang masing-masing berlomba melakukan inovasi produk dengan tipe, model dan teknologinya yang disesuaikan dengan kebutuhan profesi, gaya hidup dan minat atau hobi penggunanya.

 

BlackBerry sebagai salah satu merek produk dari sebuah produsen ponsel (sama halnya seperti Nokia, Sony Ericsson dan Motorola) yang dihasilkan oleh Research In Motion (RIM). Blackberry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Didirikan oleh seorang imigran Yunani dikotaWaterloo, Kanada. BlackBerry  adalah perangkat telepon genggam nirkabel yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon selular, sms, faksimili Internet, BlackBerry massanger, menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya.

 

Keistimewaan BlackBerry terutama terletak pada layanan push  e-mailnya. Sederhananya dengan layanan ini pelanggan dapat menerima email secepat dan semudah menerima SMS (pesan singkat). Email yang berukuran asli 1 Mb jika diterima dengan fasilitas push e-mail  BlackBerry bisa menjadi 10 kb dengan isi yang tetap, BlackBerry juga bisa dengan mudah menampilkan lampiran file yang berformat PDF ataupun microsoft office seperti microsoft  word,  microsoft  excel  dan  power point. 

Blackberry mulai digemari konsumen sejak pertama kali diperkenalkan diIndonesiapada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Blackberry sekarang sudah mengalami perningkatan penjualan yang sangat pesat dan digemari di Indonesia, di berbagai toko handphone dipusat pembelanjaan kini banyak yang menjual jenis ponsel produk ini. Penggunaan gadget canggih jenis ini sangat fenomenal, BlackBerry saat ini sudah tidak lagi untuk sekedar memenuhi kebutuhan komunikasi dan informasi saja akan tetapi sudah melebar ke gaya hidup, karna memberikan kesan tren gaya hidup terkini dan metropolis.

Dari hasil  uraian dari latar belakang, penulis tertarik untuk mengetahui lebih mendalam tentang perilaku konsumen dalam membeli produk handphone merek BlackBerry, dan  untuk maksud tersebut maka penulis inggin mencoba membahas masalah ini sebagai objek dalam penulisan  ilmiah, dengan judul;

”ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MERK BLACKBERRY”

 

1.2  Rumusan Masalah

           Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat diambil suatu perumusan masalah dalam penelitian ini yang dianggap penting yaitu:

 “Faktor-faktor apa yang mempengaruhi  perilaku konsumen dalam membeli handphone merk  Blackberry”

 

1.3  Batasan Masalah

            Batasan masalah pada penulisan ilmiah ini, populasinya adalah konsumen blackberry di Fakultas  Ekonomi Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen 2009 dengan jumlah responden 50 orang, diambil secara random. Periode pengumpulan data yaitu pada tanggal 1 April- 1juni 2012.

 

 

 

1.4  Tujuan Penelitian

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis  factor-faktor  yang mempengaruhi terhadap keputusan pembelian produk handphone  merek BlackBerry pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma,Bekasi.

 

 

1.5 Manfaat Penelitian

      Adapun Manfaat dari Penelitian ini adalah:

  1. Manfaat Akademis

Penulisan ilmiah ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa ,terlebih lagi dalam memahami Perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian.

  1. Manfaat Perusahaan

Sebagai sumbangan informasi dalam perbaikan strategi pemasaran agar lebih sesuai dengan tingkat perilaku konsumen.

  1. Manfaat Praktis

Diharapkan penelitian ini dapat membantu konsumen dalam memilih produk sesuai perilaku dan kebutuhan konsumen.

 

1.6  Metode Penelitian

1.6.1  Objek Penelitian

Objek penelitian dalam penulisan ilmiah ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen yang memilikii handphone merk Blackberry.

 

1.6.2  Data yang digunakan 

Data yang digunakan dalam penelitian ilmiah ini adalah data primer yang didapat dari penyebaran kuesioner pada para Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Jurusan Manajemen pengguna handphone merk Blackberry.

 

 

 

 

1.6.3  Hipotesis

Hipotesa dalam penelitian ilmiah ini adalah:

Ho       : indikator  penggukuran tidak mempengaruhi keputusan membeli handphone merk Blackberry pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.

Ha       : indikator  penggukuran  mempengaruhi keputusan

membeli handphone merk Blackberry pada Mahasiswa

Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Jurusan.

 

1.6.3  Metode Pengumpulan data

Ada beberapa metode pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data-data informasi yang dibutuhkan  dalam penulisan ilmiah ini antara lain :

 

1.  Kuesioner  

Untuk memperoleh data primer  maka metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yaitu dengan cara menyusun beberapa pertanyaan kemudian memberikannya kepada para responden untuk kemudian diisi sesuai dengan harapan para responden.

 

2.  Study Pustaka

Yaitu menggali teori-teori yang berkembang dalam bidang ilmu yang berkepentingan dan relevan dengan topik penelitian.

 

1.6.4  Alat Analisis yang digunakan

Penulis mengolah data dalam penulisan ilmiah ini melakukan analisa sebagai berikut :

1.  Analisis Kualitatif

Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah uji validitas dan reabilitas, uji validitas digunakan untuk menunjukan sejauh mana alat ukur dapat menggungkapkan data sesuai dengan masalah yang hendak diungkapkan sedangkan uji reabilitas untuk menguji konsistensi data.

2.  Metode Chi Square

Uji chi square digunakan untuk mengetahui perilaku konsumen. Dengan menggunakan uji chi square maka dapat diketahui kebenaran dan hasil penggunaan dan nilai harapan yang didasarkan atas hipotesis tertentu pada kasus atau data.

3.  LSR (Likert’s Summated Rating)

Adalah suatu metode untuk mengukur sikap yang digunakan dalam penelitian social karena kemudahannya.  

Contoh pertanyaan likert’s :

a.  Sangat berpengaruh  dengan bobot            : 5

b.  Berpengaruh dengan bobot                        : 4

c.  Ckup berpengaruh dengan bobot               : 3

d.  Tidak berpengaruh dengan bobot              : 2

e.  Sangat Tidak berpengaruh  dengan bobot : 1

 

 

 

 

 

 

 

                        `                                              

 

BAB II

                                                LANDASAN TEORI

 

2.1 Pengertian Perilaku Konsumen

Keputusan konsumen dalam membeli dan memilih barang yang akan dipilihnya menerangkan tentang perilaku konsumen dipasaran, Perilaku konsumen menurut Schiffman, Kanuk (2004, p. 8) “Perilaku yang ditunjukkan konsumen dalam pencarian akan pembelian, penggunaan, pengevaluasian, dan penggantian produk dan jasa yang diharapkan dapat memuaskan kebutuhan konsumen”.

Menurut Philip Kotler (1997:36) “Kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja ( hasil) suatu produk dengan harapannya”.

Teori perilaku konsumen yang berkembang akhir-akhir ini didasarkan pada kebutuhan ekonomi, yakni yang menjelaskan bahwa seorang konsumen akan menetapkan kuantitas komoditas yang dikonsumsi dengan cara memaksimumkan kepuasan (utilitas). Pada menentuan kuantitas tersebut, konsumen dihadapkan pada kendala pendapatan dan harga komoditas. Sementara itu, preferensi dan variabel yang lain dianggap tetap atau konstan yang disebut dengan istilah ceteris paribus.

Pada teori ekonomi mikro tersebut, konsumen hanya mempertimbangkan dari sisi kuantitas. Keputusan individu konsumen diturunkan dari perilaku konsumen didalam memaksimumkan utilitas dengan kendala pendapatan.

Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), perilaku konsumen diartikan “…Those actions directly involved in obtaining, consuming, and disposing of products and services, including the decision processes that precede and follow this action”. Perilaku konsumen merupakan tindakan–tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan membuang suatu produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan–tindakan tersebut. Menurut Mowen (1995), “ Consumer behavior is defined as the study of the buying units and the exchange processes involved in acquiring, consume, disposing of goods, services, experiences, and ideas”. Perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa (Blackwell, Miniard, & Engel, 2001).

Sedangkan The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi (Peter & Olson, 2005).

 

2.2 Faktor-faktor

Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).
Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :

  1. Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.
  2. Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.
  3. Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian.

 

BAB III

PEMBAHASAN

 

3.1  Pembahasan Prilaku Konsumen

Perilaku konsumen merupakan studi tentang cara individu, kelompok, organisasi dalam menyeleksi, membeli, menggunakan, dan mendisposisikan barang, jasa, gagasan, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Konsumen adalah individu yang mempunyai warna tersendiri tiap-tiap individunya, dalam tulisan ini kita perlu memahami konsep pemikiran mereka dengan mengetahui tahap-tahap dalam proses pembelian sebagai berikut :

  1. Menganalisa Keinginan dan Kebutuhan. Penganalisaan keinginan dan kebutuhan ini ditujukan terutama untuk mengetahui adanya keinginan dan kebutuhan yang belum terpenuhi atau terpuaskan.
  2. Menilai Sumber-sumber. Tahap kedua dalam proses pembelian ini sangat berkaitan dengan lamanya waktu dan jumlah uang yang tersedia untuk membeli.
  3. Menetapkan Tujuan Pembelian. Tahap ketika konsumen memutuskan untuk tujuan apa pembelian dilakukan, yang bergantung pada jenis produk dan kebutuhannya.
  4. Mengidentifikasikan Alternatif Pembelian. Tahap ketika konsumen mulai mengidentifikasikan berbagai alternatif pembelian.
  5. Keputusan Membeli. Tahap ketika konsumen mengambil keputusan apakah membeli atau tidak. Jika dianggap bahwa keputusan yang diambil adalah membeli, maka pembeli akan menjumpai serangkaian keputusan menyangkut jenis produk, bentuk produk, merk, penjual, kuantitas, waktu pembelian dan cara pembayarannya.
  6. Perilaku Sesudah Pembelian. Tahap terakhir yaitu ketika konsumen sudah melakukan pembelian terhadap produk tertentu.

 

 

 

 

 

 

3.2 Keputusan Pembelian

Keputusan untuk membeli yang diambil oleh pembeli itu sebenarnya merupakan kumpulan dari sejumlah keputusan. Setiap keputusan membeli mempunyai suatu struktur yang mencakup beberapa komponen:

  1. Keputusan tentang jenis produk. Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah radio atau menggunakan uangnya untuk tujuan lain. Dalam hal ini perusahaan harus memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berminat membeli radio serta alternatif lain yang mereka pertimbangkan.
  2. Keputusan tentang bentuk produk. Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli bentuk radio tertentu. Keputusan tersebut menyangkut pula ukuran, mutu suara, corak dan sebagainya. Dalam hal ini perusahaan harus melakukan riset pemasaran untuk mengetahui kesukaan konsumen tentang produk bersangkutan agar dapat memaksimalkan daya tarik merknya.
  3. Keputusan tentang merk Konsumen harus mengambil keputusan tentang merk mana yang akan dibeli. Setiap merk memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merk.
  4. Keputusan tentang penjualnya. Konsumen harus mengambil keputusan di mana radio tersebut akan dibeli, apakah pada toko serba ada, toko alat-alat listrik, toko khusus radio, atau toko lain. Dalam hal ini, produsen, pedagang besar, dan pengecer harus mengetahui bagaimana konsumen memilih penjual tertentu.
  5. Keputusan tentang jumlah produk Konsumen dapat mengambil keputusan tentang seberapa banyak produk yang akan dibelinya pada suatu saat. Pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari satu unit. Dalam hal ini perusahaan harus mempersiapkan banyak produk sesuai dengan keinginan yang berbeda-beda dari para pembeli.
  6. Keputusan tentang waktu pembelian Konsumen dapat mengambil keputusan tentang kapan ia harus melakukan pembelian. Masalah ini akan menyangkut tersedianya uang untuk membeli radio. Oleh karena itu perusahaan harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam penentuan waktu pembelian. Dengan demikian perusahaan dapat mengatur waktu produksi dan kegiatan pemasarannya.
  7. Keputusan tentang cara pembayaran Konsumen harus mengambil keputusan tentang metode atau cara pembayaran produk yang dibeli, apakah secara tunai atau dengan cicilan. Keputusan tersebut akan mempengaruhi keputusan tentang penjual dan jumlah pembeliannya. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui keinginan pembeli terhadap cara pembayarannya.

 

 

BAB IV
KESIMPULAN

 

Dari pembahasan diatas telah didapatkan beberapa kesimpulan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam pemilihan produk.

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen tersebut, sebagai berikut :

  1. Kebudayaan.

Kebudayaan ini sifatnya sangat luas, dan menyangkut segala aspek kehidupan manusia. Kebudayaan adalah simbul dan fakta yang kompleks, yang diciptakan oleh manusia, diturunkan dari generasi ke generasi sebagai penentu dan pengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat yang ada.

  1. Kelas sosial.

Pembagian masyarakat ke dalam golongan/ kelompok berdasarkan pertimbangan tertentu, misal tingkat pendapatan, macam perumahan, dan lokasi tempat tinggal.

  1. Kelompok
    referensi kecil. Kelompok ‘kecil’ di sekitar individu yang menjadi rujukan bagaimana seseorang harus bersikap dan bertingkah laku, termasuk dalam tingkah laku pembelian, misal kelompok keagamaan, kelompok kerja, kelompok pertemanan, dll.
  2. Keluarga.
    Lingkungan inti dimana seseorang hidup dan berkembang, terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dalam keluarga perlu dicermati pola perilaku pembelian yang menyangkut:
    – Siapa yang mempengaruhi keputusan untuk membeli.

– Siapa yang membuat keputusan untuk membeli.

– Siapa yang melakukan pembelian.

– Siapa pemakai produknya.

  1. Pengalaman.
    Berbagai informasi sebelumnya yang diperoleh seseorang yang akan mempengaruhi perilaku selanjutnya.
  2. Kepribadian
    Kepribadian dapat didefinisikan sebagai pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk beringkah laku.
  3. Sikap dan kepercayaan.

Sikap adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsisten. Kepercayaan adalah keyakinan seseorang terhadap nilai-nilai tertentu yang akan mempengaruhi perilakunya.

  1. Konsep diri.

Konsep diri merupakan cara bagi seseorang untuk melihat dirinya sendiri, dan pada saat yang sama ia mempunyai gambaran tentang diri orang lain.

 

 

Daftar Pustaka

           

 

 

 

2 responses to “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MERK BLACKBERRY”

Subscribe to comments with RSS.

  1. Tx a lot

  2. bro bisa lihat bab 2 dan bab 3 ya gak buar reverensi skrips saya ,minta tolong kalau boleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: